Jurnal Nasional

Sektor Riil, Afirmasi, dan Gubernur BI

28 Mei 2009 0 comments

Kebijakan fiskal dan moneter merupakan jangkar terpenting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memacu pertumbuhan ekonomi. Kebijakan fiskal fokus kepada alokasi sumber daya ekonomi yang termaktub dalam anggaran negara (APBN), sedangkan kebijakan moneter berjibaku memegaruhi kegiatan ekonomi melalui instrumen uang beredar, inflasi, suku bunga, neraca pembayaran, nilai tukar, dan yang lain.Read More

G-20 dan Megastimulus Ekonomi

27 Maret 2009 0 comments

G-20 pada 1-2 April 2009 kembali akan menggelar pertemuan untuk menyikapi krisis ekonomi yang cenderung meluas saat ini. Diperkirakan pertemuan tersebut akan mengupas soal stimulus ekonomi, penguatan sektor finansial, dan kerjasama internasional yang lebih kokoh. Dalam beberapa aspek, efektivitas dari pertemuan ini pantas diragukan karena eksklusivitas yang berlebihan. Artinya, hanyaRead More

Efektivitas Stimulus Fiskal

5 Maret 2009 0 comments

Negara-negara maju yang terjerat krisis finansial telah melakukan segala upaya untuk meredam dampak krisis ini. Secara umum, negara-negara tersebut mengandalkan stimulus ekonomi untuk menetralisir dampak krisis. AS, misalnya, telah menganggarkan lebih dari US$ 800 miliar untuk mengatasi krisis. Hal yang sama juga dilakukan oleh Jepang, Jerman, Inggris, Perancis, China, India,Read More

BI Rate dan Sektor Riil

12 Januari 2009 0 comments

Dewan Gubernur BI akhirnya menurunkan BI rate sebanyak 50 basis poin menjadi 8,75%. Pertimbangannya, relatif rendahnya tingkat inflasi pada Desember 2008 sehingga inflasi sepanjang 2008 masih berada pada kisaran 11%. Pola kebijakan moneter ini menginformasikan bahwa kebijakan BI rate sampai saat ini lebih diekspektasikan untuk menjaga tingkat inflasi dan bukanRead More