Semua kementerian/lembaga dan duta besar diberi target membuka lapak produk usaha kecil di fora internasional. ”Diplomasi ekonomi rakyat” menjadi mandat yang mesti ditunaikan oleh pejabat Republik. Pada 30 Desember 2020, tepat 11 tahun Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Presiden ke-4 RI, mangkat. Warga menganggap Desember bulan Gus Dur, laiknya Juni yang dianggap bulan Soekarno. Tiap…
Category: Kolom
Konsensus Pembangunan Pertanian
Menyusun aransemen inovasi kelembagaan bidang pertanian bukan agenda mudah dan sederhana, tetapi kerja raksasa yang butuh ketetapan hati dan kekuatan nalar. Sebuah mandat moral. Indonesia tidak bisa lari dari hukum transformasi ekonomi. Peran sektor pertanian (hulu) akan terus berkurang seiring kemajuan ekonomi. Modernisasi mensyaratkan transformasi ekonomi berupa pergeseran aktivitas ekonomi ke sektor manufaktur dan jasa….
Meredam Ongkos Resesi
Meski tak mudah membangun kerangka kebijakan secara utuh, sekurangnya ada empat jalur pemulihan yang mesti ditempuh: fiskal, keuangan/ moneter, perdagangan, dan produksi. Tiga gejolak ekonomi besar menghajar Indonesia dalam dua dekade terakhir (tepatnya 23 tahun). Pertama, krisis 1997/1998 yang bermula dari anjloknya nilai tukar. Sektor riil roboh, perbankan bergelimpangan, pasar saham jatuh, pertumbuhan ekonomi tersungkur, inflasi…
Pendapatan dan Benalu Ketimpangan
Tiap cahaya (yang menyala redup sekalipun) tetap merupakan berkah saat gulita menyergap. Perasaan itulah yang dialami sekarang. Pada saat kecemasan memenuhi ruang pikiran karena pandemi Covid-19, satu pencapaian bangsa diumumkan: Indonesia naik kelas menjadi negara berpendapatan menengah-atas (upper middle income countries). Tentu tidak mudah menggapai level pendapatan itu, Indonesia membutuhkan waktu 23 tahun agar keluar…
Pandemi dan Ekonomi
Tiap mala, termasuk pandemi, pasti menciptakan isak duka. Tak banyak rasa yang biasa dicatat dari musibah, kecuali daftar angka-angka: kematian, kehilangan, kerugian, dan semacamnya. Statistika mengabarkan skala bencana yang dialami. Jika jumlah korban meninggal makin banyak, nestapa yang ditimbulkan kian melonjak. Demikian pula terkait kerugian materi. Sebaliknya, deskripsi rasa yang kerap tak diungkap menarasikan kedalaman…
Menulis Indonesia 2045
Harian Kompas pada 15 Januari 2020 mengundang saya dan beberapa pembicara lain berbincang intensif mengenai satu abad Republik. Diskusi Seri I ini mengambil tema ”Menuju Indonesia 2045”. Topik ini menantang sekaligus berisiko. Tiap proyeksi, apalagi dalam jangka panjang (masa 25 tahun) pasti rawan meleset. Sungguh pun begitu, meski proyeksi kerap salah, kaum pemilik pengetahuan tidak boleh pasrah….
Tuah Kepala Desa
Salah satu titik tumpu penyelenggaraan pembangunan desa adalah perangkat desa, dari mulai Kepala Desa, Sekretaris Desa, Bendahara Desa, Kepala Urusan (Kaur) Desa, dan lain-lain. Desa yang maju punya korelasi dengan kualitas perangkat desa. Semakin bagus kapasitas dan daya inovasi perangkat desa akan mendorong percepatan pembangunan desa, demikian sebaliknya. Jika itu ditambah dengan topangan mutu warga…
Petani Jambu Dan Harapan Baru
Sektor pertanian adalah cerita kebesaran Indonesia, setidaknya pada masa lalu. Indonesia pernah menjadi eksportir gula nomor 2 terbesar dunia, sebelum menjadi importir sejak 20 tahun terakhir. Komoditas buah juga sempat berjaya dan pelan-pelan mengalami penurunan sehingga sebagian besar pasar buah domestik diisi oleh produk impor. Pada sektor perkebunan, seperti kelapa sawit dan karet, Indonesia masih…
Desain Pembangunan Kawasan Perdesaan
Gemuruh pembangunan desa yang terjadi pasca-terbitnya UU Desa No. 6/2014 dan afirmasi fiskal dalam wujud Dana Desa (DD) telah mengubah banyak tatanan “politik†desa. Pertama, politik kedaulatan desa. Perangkat desa dan warga desa berdaulat merumuskan dan memutuskan masa depannya karena kewenangan hak asal usul (rekognisi) dan kewenangan lokal berskala desa (subsidiaritas). Kedua, politik pembangunan desa….
Bumdes Bersama, Membangun Kawasan Perdesaan
Kawasan perdesaan (KP) adalah masa depan pembangunan desa. Kalimat itu yang selalu saya semburkan dalam banyak kesempatan: dialog dengan Kepala Desa, seminar, meriung bersama pendamping desa, bertukar pikiran dengan pegiat desa, rapat koordinasi antarkementerian, dan lain sebagainya. Keyakinan itu bersumber dari 3 argumen: skala ekonomi, rancang bangun tindakan kolektif, dan kesetaraan relasi desa-kota. Skala ekonomi…
