Pada 2007 PT PLN (Persero) mencanangkan lompatan besar dalam upaya pelayanan energi listrik bagi masyarakat. Dengan Visi 75-100, PLN bertekad memberi layanan listrik pada semua warga negara (100 persen) pada saat bangsa Indonesia merayakan 75 tahun kemerdekaannya (2020). Rencana itu tentu sangat bagus, namun kita tentu boleh cemas dengan realisasinya. Hingga kini, setelah Indonesia berusia…
Tag: Ekonomi
G-20 dan Megastimulus Ekonomi
G-20 pada 1-2 April 2009 kembali akan menggelar pertemuan untuk menyikapi krisis ekonomi yang cenderung meluas saat ini. Diperkirakan pertemuan tersebut akan mengupas soal stimulus ekonomi, penguatan sektor finansial, dan kerjasama internasional yang lebih kokoh. Dalam beberapa aspek, efektivitas dari pertemuan ini pantas diragukan karena eksklusivitas yang berlebihan. Artinya, hanya 20 negara itu yang dianggap…
Revisi Target Ekonomi
Setelah percaya diri dengan target dan asumsi yang dibuat dalam RAPBN 2008, pemerintah akhirnya merevisi target ekonomi 2008. Target pertumbuhan ekonomi diturunkan dari semula 6,8% menjadi 6,4%. Perubahan ini juga terjadi pada inflasi yang diubah menjadi 6,5% (semula 6,0%), nilai tukar rupiah dari Rp 9.100 menjadi Rp 9.150/dolar AS, dan suku bunga SBI (Sertifikat Bank…
Ekonomi Biaya Tinggi
Reformasi ekonomi di Indonesia kurang lebih telah dijalankan selama 10 tahun dengan hasil yang ambigu. Proses reformasi ekonomi itu dilakukan pada hampir semua sektor ekonomi, tetapi tidak banyak yang mengalami kemajuan. Di sektor moneter, independensi bank sentral ternyata tidak lantas membuat kinerjanya menjadi lebih bagus, meskipun aspek pengawasan mengalami kemajuan yang berarti. Di sektor riil,…
Pelapukan Struktur Ekonomi
Struktur ekonomi yang kokoh sekurangnya ditopang oleh dua pondasi yang kuat. Pertama, pada level mikro, relasi antarpelaku ekonomi berpadu padan dalam interaksi yang sejajar sehingga nisbah ekonomi dibagi secara proporsional sesuai dengan pengorbanan yang dipikul. Apabila pelaku ekonomi yang memikul ongkos terbesar mendapatkan nisbah yang paling kecil, maka berarti menandakan terbentuknya struktur ekonomi yang tidak…
Instrumen Perang Melawan Krisis
Sampai sebulan lalu para ekonom domestik masih optimis bahwa krisis kali ini dampaknya tidak separah krisis 1997/1998. Sekurangnya optimisme itu dibangun dari tiga argumen. Pertama, krisis 1997 ditandai dengan kerapuhan struktur keuangan korporasi dan pemerintah yang memiliki banyak utang (luar negeri). Celakanya, sebagian utang tersebut jatuh tempo saat krisis terjadi, padahal nilai kurs rupiah (terhadap…
