Jika menengok ke belakang, periode 2013 dan 2014 nanti nyaris mirip dengan situasi 2008 dan 2009 lalu. Pada paruh pertama 2008 perekonomian nasional diguncang oleh kenaikan harga minyak dan pangan sehingga ekonomi berjalan tersengal-sengal. Belum usai masalah harga minyak dan pangan ditangani, tiba-tiba datang bencana lain: krisis ekonomi yang dipicu oleh subprime mortgage di AS….
Author: Ahmad Erani Yustika
Proyeksi Ekonomi Indonesia 2013
Turbulensi ekonomi di masa depan akan makin mudah dialami seiring kian rapatnya relasi ekonomi antarnegara, baik di sektor perdagangan, keuangan, maupun ketenagakerjaan. Krisis yang dialami oleh satu atau beberapa negara dengan cepat merembet ke negara lain akibat hubungan tali-temali yang pekat tadi. Tidak mudah untuk mengisolasi atau mencegah dari krisis ekonomi, sehingga mulai sekarang (bahkan…
Moralitas Ekonomi
Dua data berikut ini barangkali menarik disandingkan untuk membingkai pola pembangunan ekonomi nasional. Forbes (2012) baru saja melansir kekayaan para taipan Indonesia dan memperkirakan harta 40 orang terkaya mencapai Rp 850 triliun. Jumlah kekayaan itu kira-kira setara 10% PDB (produk domestik bruto) dan 60% APBN-P 2012. Pada 1993 silam, ekonomi nasional juga sempat heboh karena…
Defisit Kelembagaan Ekonomi
Indonesia telah melewati masa 14 tahun pasca-reformasi ekonomi akibat krisis keuangan yang hebat pada 1997/1998. Saat akhir tahun seperti ini, seperti biasa, berita dan analisis ekonomi banyak diisi dengan aneka proyeksi ekonomi tahun depan. Tentu tradisi ini bermanfaat untuk melihat apakah prospek ekonomi akan lebih baik atau buruk, sambil pada saat bersamaan mengevaluasi kejadian setahun…
Ekonomi RI Menuju 2013
Tak terasa tahun akan segera berganti menuju 2013. Sepanjang 2012 ini pasang surut silih berganti menandai perjalanan ekonomi nasional. Pada awalnya pemerintah yakin pertumbuhan ekonomi 2012 akan melaju sampai 6,7%. Pada pertengahan tahun pemerintah melakukan revisi pertumbuhan ekonomi menjadi 6,5% setelah Triwulan I dan II pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 6,3-6,4%. Namun, tampaknya sampai…
Drama Impor Pertanian
Dalam dokumen LoI (Letter of Intent) IMF 1998, khusus sektor pertanian, terdapat tiga “kontrak” yang harus dijalankan Indonesia untuk menyehatkan perekonomian: (i) mengurangi peran Bulog sebagai badan stabilisasi pangan melalui Keppres No. 19/1998. Intervensi yang terlalu eksesif dan patologi korupsi dianggap tidak kompatibel dengan tujuan stabilisasi (harga) pangan. Alhasil, peran Bulog dibatasi hanya mengurus beras;…
Laba Jumbo Bank
Minggu lalu berita bisnis di media disesaki dengan warta kenaikan laba perbankan yang fantastis, di tengah situasi ekonomi dan bisnis yang tak terlalu cerah. Pada periode Januari – September 2012 bank-bank besar meraup profit yang mencengangkan. Tujuh bank terbesar di Indonesia memeroleh keuntungan bersih sekitar Rp 32,5 triliun, atau naik 20,4% ketimbang periode yang sama…
Utang dan Beban Perekonomian
Kasus yang terjadi di AS dan Eropa selama 2 tahun terakhir telah menerbitkan kecemasan terhadap masa depan perekonomian nasional, terutama dari sisi fiskal. Negara-negara maju itu roboh perekonomiannya akibat melakukan utang yang tidak terkontrol, sehingga akumulasi utang sudah lebih besar dari PDB, seperti yang terjadi di AS, Italia, Spanyol, Portugal, Yunani, dan lain-lain. Tidak pernah…
Merombak Anggaran
Para ekonom berteriak kencang soal RAPBN 2013 ini nyaris dalam satu hal saja: subsidi energi (khususnya BBM). Pemerintah dianggap keterlaluan karena membuang ratusan triliun untuk dibakar di jalan, tanpa memberikan manfaat bagi orang miskin. Demikian pula, rekomendasi mereka juga seragam, alihkan subsidi BBM tersebut ke infrastruktur. Namun, apakah soal RAPBN 2013 (dan APBN sebelum-sebelumnya) cuma…
Pertempuran di Sektor Pertanian
Belakangan makin banyak lembaga internasional yang memberi perhatian kepada Indonesia karena dianggap solid prospek ekonominya. Saat menggelar Indonesia Investment Day di New York Stock Exchange, di sela-sela pertemuan PBB beberapa minggu lalu, muncul akronim MIST (Meksiko, Indonesia, Korsel/South Korea, dan Turki) menggantikan BRIC (Brazil, Rusia, India, dan China) sebagai poros ekonomi baru. Sebaliknya, OECD (Organisation…
