Ibarat musim, saat ini sebetulnya perjalanan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) di Indonesia sedang memasuki musim semi. Proses transformasi BUMN yang dilakukan dalam 10 tahun terakhir telah menghasilkan beberapa capaian bagus, khususnya kinerja keuangan perusahaan negara tersebut. Beberapa BUMN besar yang dulu dikenal sebagai “produsen kerugianâ€, misalnya PLN, Pertamina, dan PT Garuda Indonesia, saat ini…
Author: Ahmad Erani Yustika
Nasib Sektor Pertanian dan Industri
Kecemasan terhadap masa depan ekonomi nasional telah mendapatkan konfirmasi yang meyakinkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa hari lalu. Para pengamat ekonomi sudah lama mengingatkan bahaya involusi pertanian dan gejala deindustrialisasi sehingga diharapkan pemerintah memberikan perhatian yang serius terhadap persoalan ini. Namun, data yang disampaikan BPS menyodorkan fakta yang kian membuat prihatin, karena sektor pertanian…
Pertumbuhan dan Ketimpangan Daerah
Secara lengkap kinerja ekonomi 2010 telah diumumkan oleh BPS pada 7 Februari 2010 lalu. Pertumbuhan ekonomi, seperti sudah diramalkan oleh banyak kalangan, tumbuh lebih tinggi dari asumsi pemerintah, yakni 6,1% (asumsi pemerintah 5,8%). Jika dilihat dari lapangan usaha (sektor), maka sektor pertanian tumbuh 2,9%; pertambangan dan penggalian 3,5%; industri pengolahan 4,5%; listrik, gas, dan air…
Memaknai Pertumbuhan Ekonomi
Badan Pusat Statistik (BPS) telah mengumumkan bahwa pertumbuhan ekonomi  Indonesia 2010 sebesar 6,1%, lebih tinggi dari yang ditargetkan pemerintah. Pada Triwulan IV-2010 pertumbuhan ekonomi melaju hingga 6,9%. Faktor penyerapan APBN yang menumpuk pada Triwulan III dan IV dianggap sebagai salah satu sumber penting pertumbuhan triwulan terakhir 2010 tersebut. Jika dikuliti pertumbuhan ekonomi berdasarkan sektor, maka…
Kebijakan Reformasi dan Problem Kelembagaan (2)
Bagian 2 Selain argumentasi tentang pilihan dan urutan kebijakan reformasi ekonomi yang dianggap sebagian kalangan bermasalah, problem reformasi ekonomi yang menghasilkan capaian tidak optimal disebabkan juga oleh ketiadaan strategi reformasi kelembagaan yang solid. Pada titik ini, reformasi kelembagaan merupakan “enabling environment†yang membuat kebijakan reformasi dapat berjalan seperti yang diharapkan. Sekurangnya terdapat tiga aspek reformasi…
Kebijakan Reformasi dan Problem Kelembagaan (1)
Bagian 1 Tanpa disadari, kurang lebih selama satu dekade ini terdapat perubahan ekonomi yang cukup mendasar di Indonesia. Gelombang krisis ekonomi datang tiada henti dan menjadi salah satu sebab penting terjadinya perubahan ekonomi tersebut. Dalam menyikapi masalah ini, pemerintah telah berbuat semampunya untuk mengatasi krisis ekonomi itu, salah satunya dengan mendesain kebijakan reformasi ekonomi. Pada…
Mengelola Ancaman Inflasi
Perekonomian 2011 dipastikan akan memiliki prospek yang lebih cerah ketimbang 2010. Ekonomi negeri maju dan beberapa motor penggerak perekonomian dunia (China, India, Brazil, dan lain-lain) diproyeksikan berjalan lebih kencang pada tahun ini. Sungguh pun begitu, tetap saja ketidakseimbangan pertumbuhan ekonomi dunia masih akan terjadi pada 2011 ini, meneruskan tahun sebelumnya (2010). Perekonomian negara-negara maju (AS,…
Menjinakkan Inflasi
Saat 2010 memasuki bulan keempat (April), pemerintah sudah menyatakan dengan optimis bahwa target inflasi sebesar 5,3% akan bisa tercapai. Saat itu, BPS mengumumkan inflasi Januari dan Februari 2010 sebesar 0,84% dan 0,30%, sedangkan Maret mengalami deflasi sebesar 0,14%. Namun, sejak awal, saya berpandangan terlalu banyak ketidakpastian pada 2010 ini sehingga potensi inflasi harus tetap diwaspadai….
Problem Kelembagaan Ekonomi
Selama lebih dari satu dekade ini terdapat perubahan yang cukup mendasar dalam perekonomian nasional. Krisis ekonomi datang silih berganti dan menjadi salah satu alasan penting terjadinya perubahan ekonomi tersebut. Pemerintah telah berbuat semampunya untuk menghadapi dan mengatasi krisis ekonomi itu, salah satunya dengan mendesain kebijakan reformasi ekonomi. Terlepas dari keberhasilan beberapa aspek tertentu, namun reformasi…
Menjinakkan Liberalisme
Abstrak: Gelombang liberalisme terus bergulung dalam arus ekonomi sehingga akan menenggelamkan negara manapun yang tidak siap ‘berselancar’ di atas gelombang tersebut. Liberalisasi itu berjalan di arena ekonomi dengan bahas tunggal; pasar setiap negara harus dibuka selebar-lebarnya tanpa boleh ada proteksi. Dalam situasi seperti ini, tentu saja hanya negara kuat yang akan memenangkan pertempuran. Berangkat dari…
