Pada Jumat, 3 Desember 2010 lalu, saya (bersama seorang ekonom dari sebuah bank swasta ternama di Indonesia) diundang oleh Dr. Chi Zhang, Chief Asia Economist BP (China) Holdings Limited, untuk mendiskusikan soal prospek hubungan ekonomi Indonesia dan China di masa mendatang. Bagi Zhang, Indonesia merupakan negara yang terlalu penting untuk diabaikan dalam konstelasi perekonomian dunia,…
Author: Ahmad Erani Yustika
Mengukur Kinerja KIB II
Saat pemerintah merancang 15 prioritas, 45 program, dan 129 rencana aksi dalam masa 100 hari pemerintahannya, sebetulnya tidak dimaksudkan untuk bisa mencapai keseluruhan rancangan tersebut. Bahkan, secara obyektif, seluruh rancangan itu belum tentu dapat dicapai dalam masa 5 tahun pemerintahan sekarang. Tepat pada titik inilah terdapat selisih pandang antara program yang direncanakan pemerintah dengan yang…
Menimbang Privatisasi Bank BUMN
Pemerintah kembali akan melakukan privatisasi BUMN di penghujung 2010 ini, setelah sempat vakum pada 2008 dan 2009 (sebagian disebabkan oleh situasi krisis ekonomi sehingga kurang tepat untuk mengerjakan privatisasi). Bahkan, pemerintah telah berancang-ancang pula menjual 10 BUMN pada tahun depan (2011). Dari beberapa BUMN yang akan diprivatisasi pada 2010 ini, terdapat dua bank BUMN yang…
Mengelola Perubahan Ekonomi
Beberapa waktu lalu, World Economic Forum membuat laporan menyenangkan menyangkut daya saing ekonomi nasional. Lembaga tersebut menyebutkan peringkat daya saing ekonomi Indonesia meningkat dari posisi 54 (2009) menjadi 44 (2010) dari 139 negara. Jika menilik hasil laporan tersebut, maka mestinya dapat dibayangkan adanya praktik manajemen perekonomian nasional sudah sedemikian mapan, atau sekurangnya mengarah kepada perbaikan…
Misi Melawan Pengangguran
Pidato Presiden SBY di hadapan Sidang Paripurna DPR dan DPD RI pada 16 Agustus 2010 lalu mendapatkan apresiasi maupun kritik dari banyak elemen masyarakat. Kritik tersebut bukan diarahkan kepada adanya problem substansial dari pidato tersebut, melainkan isinya dianggap menyembunyikan sekian banyak masalah yang seharusnya dibuka dan segera disediakan komitmen untuk mengatasinya. Dalam kesempatan itu, presiden…
Pertumbuhan Tanpa Koma
BPS telah mengumumkan kinerja ekonomi sepanjang semester I 2010, yang hasilnya bisa dilihat dari berbagai sudut pandang. Berita bagusnya, pertumbuhan ekonomi semester I 2010 mencapai 5,9%. Pertumbuhan yang cukup tinggi ini disumbang oleh kuartal IIÂ 2010 yang tumbuh 6,2% dibandingkan kuartal II 2009 (yoy). Hasil ini memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi 2010 akan lebih tinggi dari…
Kemiskinan dan Dualisme Ekonomi
Awal Juli 2010 lalu Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan kembali penurunan jumlah orang miskin di Indonesia. Menurut BPS, pada 2010 ini angka kemiskinan turun tipis menjadi 13,32% (pada 2009 mencapai 14,15%). Dengan begitu, jumlah orang miskin pada 2010 mencapai 31,02 juta penduduk. Penurunan ini tentu harus disyukuri karena berarti secara perlahan jumlah orang miskin di…
Jebakan Investasi
Pemerintah sejak 2010-2014 ini menargetkan investasi sebesar Rp 2.000 triliun/tahun. Jumlah itu merupakan kebutuhan minimum agar perekonomian bisa dipacu sekitar 7% tiap tahun. Namun, di balik itu tidak pernah ditanyakan secara kritis, investasi sebanyak itu dialokasikan untuk sektor apa, di mana lokasinya, siapa pelakunya, insentifnya seperti apa, apa sasarannya, dan lain sebagainya. Akibat tidak jelasnya…
Problem Penyerapan APBN
Sampai kini tidak ada tanda-tanda penyerapan APBN mengalami perbaikan dari waktu ke waktu. Pola penyerapan APBN tetap saja seret pada awal tahun dan baru dipacu pada semester kedua, lebih khusus lagi triwulan IV. Sampai dengan pertengahan Juni 2010 penyerapan APBN hanya 36%, masih jauh dari kondisi ideal (50%). Situasi inilah yang kemudian membuat efektivitas APBN…
Paradoks RAPBN 2011
Minggu lalu, tepatnya 16 Juni 2010, DPR dan Kementerian Keuangan menyepakati usulan asumsi RAPBN 2011. Sekurangnya terdapat 7 poin pokok yang menjadi kesepakatan dalam merumuskan asumsi RAPBN 2011: (1) pertumbuhan ekonomi 6,1-6,4%; (2) inflasi 4,9-5,3%; (3) defisit APBN 1,7%; (4) nilai tukar rupiah per US dolar Rp 9.100-Rp 9.400; (5) suku bunga SBI 6,2-6,5%; (6)…
