Desa telah menjadi altar baru dalam gempita pembangunan nasional. Seusai aneka percobaan pembangunan dijalankan dengan hasil yang sebagian mengecewakan, muncul hasrat baru dengan meletakkan desa sebagai sumbu pembangunan. Namun, di sini muncul pertanyaan kritis: jika desa ditunjuk sebagai titik tumpu pembangunan, apakah desa menjadi sekadar lokus pembangunan ataukah filosofi dan kerangka dasar pembangunan juga berubah?…
Category: Kompas
Desa, Tanah, dan Pasar
Harian Kompas telah mengoyak empat isu strategis terkait desa dalam sebulan terakhir. Pertama, penguasaan lahan di desa sudah tidak dalam genggaman warga desa, tetapi dikuasai pemodal kakap di luar desa (kota). Kedua, desa telah menjadi pasar barang/jasa yang mengalir dari kota (juga komoditas impor) sehingga mekanisme pengisapan ekonomi terus terjadi. Ketiga, rantai distribusi/logistik yang amat…
Desa dan Pulau Harapan
Pemerintah telah memberi identitas baru atas pilihan pembangunan ekonomi yang harus diambil. Pada isi Nawacita, sekurangnya tafsir itu terpapar di tiga cita, yakni membangun dari pinggiran, peningkatan produktivitas ekonomi rakyat, dan kemandirian ekonomi. Jika dibenturkan dengan konsep ekonomi pembangunan, â€Tricita†tersebut berteduh dalam pohon teori â€strukturalâ€. Istilah â€pinggiran†(periphery) adalah frasa populer untuk membenturkan dengan…
Hajat Bea Cukai
Jantung pengatur ekonomi yang terkait dengan fiskal bersumber dari pajak dan bea cukai. Keduanya bukan melulu berbicara soal penerimaan negara, tapi juga memompa kegiatan ekonomi sesuai dengan arah kebijakan fiskal. Insentif fiskal kerap disusun pemerintah untuk mendorong investasi agar target pertumbuhan ekonomi atau penciptaan lapangan kerja tercapai. Hal yang sama juga berlaku dengan bea cukai….
Zona Tabu Kebijakan
Sejarah ekonomi nasional mengenal tiga zona tabu kebijakan: beras, minyak, dan tanah. Maksudnya, ketiga “komoditas†itu mesti dipastikan terjaga secara adil, terjangkau, dan stabil. Beras adalah kebutuhan pangan primer seluruh kelompok masyarakat, khususnya kaum miskin. Minyak memengaruhi sebagian besar struktur produksi dan harga (khususnya pangan), tak hanya di sektor transportasi. Sementara itu, tanah (lahan pertanian/perkebunan)…
Tanggul Hidup Kaum Miskin
“Waras dan “beras†adalah tiang terpenting bagi kaum miskin. Waras (sehat jasmani dan jiwa) adalah modal bagi mereka untuk bekerja saat ini, meski kadang tak ada kepastian esok hari. Jika sakit dan tak bisa bekerja, status hidup mereka langsung merosot. Jika semula berada dalam kelompok “hampir miskinâ€, akibat sakit mereka masuk gerbong “miskin†atau “sangat…
Destruksi Pasar Beras
Pernyataan ini menggambarkan keadaan pasar secara tepat: pasar adalah refleksi dari eksistensi kekuasaan, sehingga pasar tidak hanya mengontrol tetapi juga dikontrol (Miller, 1988). Pasar mengontrol keseimbangan pasokan dan permintaan lewat sinyal harga. Jika harga naik, itu tanda pasokan mesti ditambah; demikian sebaliknya. Seluruh proses itu bisa dikoordinasi secara rapi oleh pasar, tanpa perlu intervensi negara,…
Ikhtiar Pendalaman Ekonomi
Siklus ini terus berulang di sektor pertanian: panen tiba, produk melimpah, harga jatuh, dan komoditas yang tak (belum) terjual membusuk. Separuh jawaban juga telah tersedia: tata niaga yang buruk dan inovasi/teknologi yang terbatas. Tata niaga dikuasai segelintir pelaku ekonomi yang mengontrol harga sepenuhnya, sedang pada saat yang bersamaan informasi petani amat sedikit. Komoditas yang dipanen…
Menjaga Hidup Bersama
Di balik topik besar kebijakan ekonomi yang mendapatkan perhatian publik, terselip fakta penting yang luput dari pemberitaan. Daya beli petani terus merosot, khususnya usai kenaikan harga minyak/BBM pada November lalu. Nilai Tukar Petani (NTP) yang menunjukkan tingkat kesejahteraan petani turun dari 102,37 (November 2014) menjadi 101,32 (Desember 2014). NTP yang paling rendah adalah perkebunan rakyat,…
Mengubur Sejarah Kelam
Pemerintah sudah mengambil posisi lugas: memilih mengorbankan subsidi BBM dan memindahkannya untuk belanja modal. Pada tahun depan belanja modal akan ditambah sekitar Rp 200 triliun, setara dengan jumlah subsidi yang dikurangi. Belanja modal itu sebagian besar dipakai untuk membangun infrastruktur. Infrastruktur dalam tempo 10 tahun terakhir dituduh menjadi akar persoalan dan solusi ekonomi. Opini itu…
