Tak bisa disangkal, inflasi (yang tinggi) adalah tumor ekonomi yang menakutkan. Aneka kompleksitas ekonomi kerap kali berakar dari sana. Indonesia, celakanya, tak pernah benar-benar bisa mengatasi soal ini sejak lama. Dibanding negara-negara tetangga, inflasi Indonesia tergolong tinggi. Di luar krisis ekonomi, inflasi di sini selalu mengintip oleh dua sebab utama: energi dan pangan. Selama 10…
Category: Kompas
Memanjat Pohon Konstitusi
Penyusunan kabinet dan produksi kebijakan ekonomi punya kemiripan dalam satu hal: keduanya tak diformulasi dalam ruang hampa. Jika bisa dibuat dalam kamar kedap suara, maka tentu seluruh buku teks telah memberikan panduan yang sempurna. Masalahnya, kerap kali ukuran penilaian kabinet dan kebijakan ekonomi melulu dibenturkan dengan buku teks tersebut, sehingga perasaan gembira atau frustrasi mudah…
Karakter Ekonomi Bangsa
Oktober 2014 akan ditandai oleh dua cuaca penting. Cuaca alam menandai pergantian musim dari kemarau ke penghujan, di mana Tuhan mengirim hujan untuk menyuburkan tanah dan petani mulai bercocok tanam. Sementara itu, cuaca politik ditandai peralihan kekuasaan, di mana pemerintahan baru membongkar kebijakan usang yang tak relevan dan memproduksi kebijakan baru yang lebih segar….
Mitigasi Kebijakan Mineral
Pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 1/2014 tentang Peningkatan Nilai Tambah Mineral Melalui Kegiatan Pengolahan dan Pemurnian Mineral Di Dalam Negeri. Peraturan ini merupakan kelanjutan dari UU No. 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Kebijakan itu dimaksudkan untuk mendorong peningkatan nilai tambah mineral di Indonesia karena selama ini bahan mentah…
Dekade yang Hilang
Jika ada pertanyaaan, apakah selama 10 tahun terakhir (2004-2013) perekonomian nasional mengalami perbaikan atau pemburukan, maka jawabannya bisa beragam. Pemerintah, seperti yang disampaikan oleh Presiden, tentu menyatakan perekonomian telah mencapai kemajuan pesat. Banyak data-data dijajarkan untuk menunjukkan keberhasilan tersebut, misalnya pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, pendapatan per kapita naik, APBN yang membesar, rasio utang terhadap…
SDA dan Kutukan Ekonomi
Hampir satu dekade lampau, tepatnya pada 2006, Bank Dunia mempublikasikan total kekayaan negara-negara di dunia berdasarkan tiga klasifikasi: modal alam (natural capital), modal ciptaan (produced capital), dan modal yang tidak nampak (intangible capital). Penjumlahan ketiga modal itu menghasilkan kekayaan total/kapita (dibagi dengan jumlah penduduk). Berita baiknya, dibandingkan dengan negara Asean lain, semisal Singapura dan Filipina,…
Ilusi Pertumbuhan Ekonomi
Gustav Papanek kembali ke Indonesia dan menyiarkan kabar penting soal ekonomi nasional. Ekonom senior ini mengingatkan lagi isu lama yang relevan bagi Indonesia: kegentingan menciptakan lapangan kerja. Kita dengan mudah menyepakati gagasan ini karena sederet data bisa dibuka demi memerkuat argumen tersebut. Namun, Gustav –Presiden Boston Institute for Developing Economies- menambahkan prasyarat agar penciptaan lapangan…
Bola Salju Ketimpangan
Data makroekonomi 2013 secara menyeluruh telah diumumkan BPS beberapa waktu lalu. Hasilnya, hampir seluruh asumsi makroekonomi yang dibuat pemerintah (tertuang dalam APBN/P) berantakan, baik dibaca dari data pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, kemiskinan, pengangguran, defisit perdagangan, dan lain-lain. Mendekati usia senja kekuasaan, nampaknya kinerja ekonomi makin memburuk dan target ekonomi pemerintah periode 2009-2014 tak akan…
Ekonomi dan Kontestasi Politik
Ujung tahun sudah dilalui dan seperti biasa refleksi diperlukan untuk mengambil hikmah di masa depan. Di bidang ekonomi banyak peristiwa terjadi dan produksi kebijakan dilakukan. Jika diperas, sepanjang 2013 sekurangnya terdapat 6 masalah ekonomi utama yang menyergap bangsa ini: (i) manajemen pasokan dan stabilitas harga pangan masih jauh dari memadai sehingga mendorong inflasi dan menggerogoti…
Kapabilitas Sosial Negara
Perdebatan yang dibangun selama ini soal kegagalan (sebagian) pembangunan ekonomi yang dirancang oleh pemerintah, seperti eksekusi pembangunan infrastruktur, ketimpangan pendapatan, kerapuhan investasi, penyerapan APBN, pengendalian pekerja sektor informal, dan lain-lain lebih banyak bertumpu kepada soal pilihan kebijakan ekonomi. Analisis atas opsi kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah tersebut tentu tidak salah, sebab dalam tradisi ilmu ekonomi…
