Setelah terkatung-katung beberapa lama, pemerintah nampaknya benar-benar akan menaikkan harga BBM (premium) pada April 2012 nanti. Tahun lalu pemerintah sebetulnya sudah membentuk tim kajian dari tiga Perguruan Tinggi yang diketuai oleh Anggito Abimanyu, yang salah satu hasil kajian itu berisi rekomendasi kenaikan harga premium dan sebaiknya dilakukan pada April 2011. Entah dengan pertimbangan apa, hasil…
Category: Seputar Indonesia
Pertumbuhan dan Defisit Kesejahteraan
BPS (Badan Pusat Statistik) telah mengumumkan secara lengkap kinerja ekonomi 2011. Pertama, laju pertumbuhan ekonomi 2011 mencapai 6,5%. Dengan pertumbuhan sebesar itu, Produk Domestik Bruto/PDB menjadi sebesar Rp 7.427 triliun. Â Jika dibagi dengan jumlah penduduk, maka pendapatan per kapita penduduk Indonesia 2011 sebesar US$ 3.542. Pendapatan per kapita itu meningkat 17,7% daripada tahun sebelumnya yang…
Kado Awal Tahun
Pemerintah kembali mendapatkan kado istimewa pada awal 2012 ini: lembaga pemeringkat Moody’s menganugerahi Indonesia status “Investment Gradeâ€, persis seperti yang diberikan Fitch akhir tahun lalu. Tidak lama lagi, diyakini Standard & Poor’s juga akan mengalungi Indonesia dengan gelar srupa, sehingga tidak diragukan lagi keabsahan Indonesia sebagai negara tujuan investasi. Perbaikan peringkat investasi tersebut tentu tidak…
Investasi dan Waralaba
Perekonomian Indonesia sekitar seminggu ini hiruk pikuk kembali oleh dua berita penting. Pertama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu, menyambut dengan tangan terbuka 16 waralaba asing (AS) yang akan masuk ke Indonesia. Waralaba AS tersebut kebanyakan akan masuk ke sektor makanan dan minuman, sehingga jika kesepakatan itu direalisasi dipastikan akan makin menambah pelaku…
ASEAN dalam Pusaran Globalisasi
Dalam tiga tahun terakhir aneka ujian ekonomi silih berganti menerpa negara-negara di dunia, tidak terkecuali negara di kawasan Asean. Pada 2008 lalu krisis keuangan dunia sempat menghancurkan beberapa negara di Asean, seperti Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Namun, pada 2010 negara-negara tersebut beranjak pulih dan sepenuhnya kemudi ekonomi bisa dikendalikan lagi. Tidak lama setelah itu,…
Rivalitas China dan AS
Konstelasi perekonomian dunia telah berubah dengan cepat dalam satu dasawarsa terakhir. Kedigdayaan AS dan Eropa dalam ekonomi global mulai surut digeser oleh China dan beberapa negara lainnya (Rusia, Brazil, India). Krisis ekonomi saat ini di negara maju turut mempercepat kemerosotan kekuatan ekonomi AS dan Eropa. Sejak 2010 eksportir terbesar di dunia tidak lagi dipegang Jerman,…
Resesi dan Resuffle
Presiden SBY telah memastikan akan merombak kabinet (resuffle) dalam waktu dekat ini, setidaknya sebelum 20 Oktober 2011. Presiden mendengar dan memahami secara baik aspirasi masyarakat bahwa kinerja kabinet kali ini sangat mengecewakan, tidak terkecuali menteri-menteri yang mengurus ekonomi. Kepuasan masyarakat terhadap capaian ekonomi pemerintah sangat rendah, seperti yang telah dilansir oleh lembaga survei maupun media…
Resesi Ekonomi Dunia
Semula krisis ekonomi yang terjadi di negara-negara maju, seperti AS, Jepang, dan sebagian negara Eropa (Yunani, Spanyol, Italia) dianggap tidak akan mengulang masa buram ekonomi pada medio 2008 lalu. Setidaknya dua sebab menjadi penyangga anggapan tersebut. Pertama, krisis 2008 lalu bersumber dari sektor swasta, khusususnya sektor keuangan, sehingga interaksi di antara korporasi privat cepat menyebar…
Mitigasi Krisis Amerika Serikat
Pada saat Presiden Obama melobi Kongres untuk meminta kenaikan pagu utang dalam anggaran, pelaku ekonomi masih merasa tidak khawatir terhadap situasi perekonomian global. Namun, ketika peringkat utang AS diturunkan oleh S&P menjadi AA+ (semula AAA), maka api dalam sekam itu lantas meledak. Pelaku ekonomi mengalami kepanikan dan pasar saham seketika merosot, walaupun belum runtuh. Hampir…
Persoalan Data Kemiskinan
BPS (Badan Pusat Statistik) kembali melansir data tahunan yang selalu menimbulkan kontroversi, yakni data kemiskinan. BPS sendiri sebetulnya mengeluarkan dua data kemiskinan, yakni data makro dan mikro. Data kemiskinan makro dihitung berdasarkan data sampel (bukan sensus), sehingga hasilnya sebetulnya bersifat prediktif.
