Pemerintah dan DPR akhirnya menyepakati RAPBN 2012 setelah sempat dicemaskan tertunda gara-gara pemanggilan KPK kepada pimpinan Banggar (Badan Anggaran) DPR. Dengan persetujuan ini, berarti jadwal pengesahan RAPBN tidak molor dan siap dijalankan seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun, melihat postur RAPBN 2012 ada keganjilan soal komposisi anggaran di dalamnya yang berkenaan dengan adaptasi krisis ekonomi yang sekarang…
Author: Ahmad Erani Yustika
Rivalitas China dan AS
Konstelasi perekonomian dunia telah berubah dengan cepat dalam satu dasawarsa terakhir. Kedigdayaan AS dan Eropa dalam ekonomi global mulai surut digeser oleh China dan beberapa negara lainnya (Rusia, Brazil, India). Krisis ekonomi saat ini di negara maju turut mempercepat kemerosotan kekuatan ekonomi AS dan Eropa. Sejak 2010 eksportir terbesar di dunia tidak lagi dipegang Jerman,…
Prospek Pemulihan Ekonomi Global
Sampai pekan terakhir Oktober 2011 belum terdapat tanda-tanda solusi komprehensif penanganan resesi ekonomi di negara-negara maju. AS masih menyisakan problem keresahan sosial (antara lain gerakan Occupy Wall Street) dan mesin ekonomi yang belum berjalan. Jepang memang tidak diganggu dengan soal kesepakatan politik penanganan krisis, tapi ekonominya diperkirakan baru bergerak lancar pada pertengahan 2012. Sementara itu,…
Memagari Kebebasan Ekonomi
Dua tahun ini terdapat beberapa peristiwa ekonomi yang penting dicatat. Pertama, sekak 1 Januari 2010 Indonesia telah memulai masuk dalam skema liberalisasi perdagangan regional di bawah payung ACTFA (Asean – China Free Trade Agreement). Di luar ACTFA, Indonesia juga terikat dengan dua blok perdagangan lainnya, yaitu AFTA (Asean Free Trade Area) dan APEC (Asia-Pacific Economic…
Wamen Pengangguran Tersembunyi
Ibarat sebuah drama, akhir cerita perombakan kabinet (reshuffle) mudah diduga: antiklimaks. Jika banyak kalangan kecewa dengan hasil perombakan kabinet, mestinya perlu belajar dari sejarah reshuffle yang pernah dilakukan SBY pada KIB I lalu (2004-2009). Saat itu juga terjadi resuffle kabinet dengan komposisi yang juga mengecewakan. Kali ini, antiklimaks itu bersumber dari dua soal pokok. Pertama,…
Paradoks Sektor Industri
Pada 2011 ini ada dua peristiwa penting terkait perkembangan sektor industri nasional. Pertama, pertentangan antara Menteri Perindustrian dan Menteri Perdagangan soal kebijakan ekspor rotan. Menteri Perindustrian bersikukuh ekspor rotan harus dilarang karena mengurangi input bagi industri pengolahan yang berbahan baku rotan, misalnya industri furniture. Lebih dari itu, mengekspor rotan sama halnya dengan memberi “peluru†kepada…
Musim Gugur di Wall Street
Musim gugur kali ini agak lain di Wall Street (WS). Daun yang telah menguning jatuh tepat di atas kepala kerumunan orang. Ini agak beda saat Desember 2010 lalu saya menyusuri WS yang senyap dan beku, mungkin juga karena hari sudah beranjak petang ketika itu. Tapi, sekarang berbeda. Orang-orang berkerumun di jantung bisnis dunia tersebut. Mereka…
Reshuffle dan Arah Ekonomi
Pasca-reformasi ekonomi 1998, perekonomian nasional menunjukkan dua watak yang saling bertolak belakang. Karakter pertama, secara perlahan stabilitas makroekonomi mulai tertata dengan baik, meskipun dalam beberapa kesempatan pernah mengalami masalah akibat krisis ekonomi, seperti 2005 (masalah minyak dan 2008 (krisis keuangan). Tercatat pertumbuhan ekonomi, nilai tukar, inflasi, cadangan devisa, investasi, dan lain-lain menunjukkan perkembangan ke arah…
Resesi dan Resuffle
Presiden SBY telah memastikan akan merombak kabinet (resuffle) dalam waktu dekat ini, setidaknya sebelum 20 Oktober 2011. Presiden mendengar dan memahami secara baik aspirasi masyarakat bahwa kinerja kabinet kali ini sangat mengecewakan, tidak terkecuali menteri-menteri yang mengurus ekonomi. Kepuasan masyarakat terhadap capaian ekonomi pemerintah sangat rendah, seperti yang telah dilansir oleh lembaga survei maupun media…
Resesi Ekonomi Dunia
Semula krisis ekonomi yang terjadi di negara-negara maju, seperti AS, Jepang, dan sebagian negara Eropa (Yunani, Spanyol, Italia) dianggap tidak akan mengulang masa buram ekonomi pada medio 2008 lalu. Setidaknya dua sebab menjadi penyangga anggapan tersebut. Pertama, krisis 2008 lalu bersumber dari sektor swasta, khusususnya sektor keuangan, sehingga interaksi di antara korporasi privat cepat menyebar…
